ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2017 – Pada perdagangan Kamis ini seiring dengan akan mulai tampaknya data-data ekonomi penting dunia, tampaknya dolar AS akan menekan emas dan mata uang utama dunia lainnya di mana penguatan ini didukung oleh akan naiknya inflasi AS.

Dengan demikian secara umum dolar AS masih dapat menguat namun tidak banyak terhadap mata uang utama dunia lainnya sambil menantikan kondisi terkini badai Jose dan badai Katia yang rupanya juga akan melanda kawasan minyak di Teluk Meksiko dan situasi inflasi konsumen AS nanti malam.

Pada perdagangan kemarin, secara umum dolar AS masih membuat tekanan yang lumayan besar karena faktor sanksi Korea dan angka inflasi produsen di AS yang mengalami kenaikan. EURUSD ditutup melemah di level 1,1883, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3206, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7983 dan USDJPY ditutup menguat tajam di level 110,46.

Situasi geopolitik Korea sudah agak disingkirkan bagi penggerak pasar uang dan pasar komoditas. Hari ini fokus terhadap situasi ekonomi, di mana reformasi pajak AS akan segera dilakukan setidaknya di akhir bulan ini. Parlemen kubu oposisi dan pimpinannya setuju dengan usul Trump tersebut, sehingga diharapkan bagi warga AS yang sedang dilanda bencana khususnya di bagian Selatan, dapat dipicu daya belinya.

Selain masalah reformasi pajak, dari AS juga ada data inflasi konsumen AS. Merujuk hasil inflasi produsen semalam di mana baik inflasi bulanan maupun tahunan yang mengalami kenaikan, diperkirakan bahwa inflasi konsumen atau CPI nya bisa mengalami kenaikan juga.

Rendahnya inflasi AS sering dikeluhkan pejabat The Fed karena inflasi rendah tidak mengimbangi laju pertumbuhannya sehingga bank sentral kesulitan menaikkan suku bunganya. Mendengar naiknya suku bunga AS maka dolar AS dapat bereaksi naik, sedangkan emas akan terkoreksi.

Fokus terhadap pertumbuhan industri China juga akan dicoba dilirik pasar uang dan pasar emas, karena China merupakan penggerak utama serta sekaligus konsumen terbesar bagi pasar perdagangan dunia.

Hari ini, ada 2 bank sentral utama dunia yang akan menentukan kebijakan moneter terbaru, yaitu Swiss National Bank (SNB) dan Bank of England (BoE). SNB mungkin tidak akan mengubah kebijakan suku bunga negatifnya, sedangkan BoE menjadi titik fokus hari ini di pasar.

Bila BoE mengubah kebijakannya, seperti suku bunga tetap dan paket stimulusnya berkurang, maka reaksi pasar akan positif bagi situasi ekonomi Inggris. Bila tidak, maka pound sterling bisa menjadi bulan-bulanan pasar uang dunia.

Analisa Teknikal Harian – 14 September 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EURUSD

Pada hari Rabu euro melemah terhadap Dolar AS dengan EURUSD turun dari 1,1995 ke 1,1873 dan ditutup negatif 1,1885. Penutupan negatif tersebut sekaligus menjadi konfirmasi penetrasi terhadap dua support kuat yang salah satunya berupa trend line menanjak yang kini telah berubah menjadi resistance, di 1,1930.

Momentum turun tampak bertambah besar meskipun tidak menutup kemungkinan untuk terjadi pullback ke trend Line tersebut.

Namun demikian hingga pagi ini potensi turun tetap lebih besar daripada sebaliknya. Target turun berikutnya adalah 1,1823.

Sejumlah data penting pagi ini hingga nanti malam yang menjadi pemicu pergerakan pasangan ini.

1EURUSD

USDJPY

Pada sesi kemarin yen kembali terhadap dolar AS dengan pasangan USDJPY beranjak naik ke 110,69 dan ditutup positif 110,49 yang menandai penutupan positif selama tiga sesi harian secara berurutan.

Dengan demikian hari ini peluang naik besar target berikutnya di 110, 90. Potensi naik yang terlihat pagi ini tetap terjaga pasangan ini tetap bergerak atas support kuat pada grafik 4 jam yang berada di 110,05. Support terdekat berada di 110, 23.

2USDJPYDaily

GBPUSD

Kemarin pound sterling sempat menekan greenback sehingga GBPUSD menanjak ke 1,3217. Namun momentum bullish tersebut gagal bertahan sehingga GBPUSD langsung berbalik turun ke 1,3184 hingga berakhir di zona merah di 1,3209.

Untuk sementara waktu penurunan tersebut belum berhasil untuk menembus level 23,6% Fibonacci retracement yang berada di 1,3197. Apabila terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah level tersebut, GBPUSD terancam untuk turun lebih jauh dengan target-target di 1,3161 dan 1,3117.

Resistance terdekat ada di 1,3220 dan berikutnya di 1,3255.

3GBPUSDDaily

AUDUSD

Untuk ketiga kalinya secara berurutan dolar Australia melemah terhadap dolar AS dengan AUDUSD turun ke 0,7969 dan ditutup negatif di 0,7983.

Pada Kamis pagi menjelang rilis sejumlah data penting dari Australia pasangan tersebut kembali mengalami tekanan namun support kuat di 0,7965 masih bertahan. Apabila pasca data-data tersebut dirilis AUDUSD tidak berhasil kembali bergerak di atas zona 0,7990 maka tekanan jual dapat membesar dan berpotensi membuka jalan menuju 0,7925.

4AUDUSDDaily

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) terjungkal di sesi kemarin, turun dari 1334,60 ke 1320,65 dan ditutup negatif di 1322,90. Pada Kamis pagi saat analisa ini ditulis, tekanan jual kembali terlihat sehingga harga komoditas ini turun ke 1318,90.

Dengan dukungan dari resistance intraday di 1323,50 tekanan jual berpotensi membawa harga emas turun ke zona support di 1310,25.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: GoldBroker.com

Share This