ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Hingga kini memasuki sesi Eropa harga minyak mentah WTI masih mendatar. Para investor tampaknya masih mempertimbangkan hasil perkiraan industri pada persediaan produk minyak dan olahan AS di saat mereka menunggu data resmi pemerintah AS (EIA) nanti malam.

Pada hari Selasa American Petroleum Institute (API) mengatakan bahwa stok minyak mentah AS naik sebesar 6,18 juta barel pada akhir pekan lalu, lebih dari perkiraan sebesar 2,5 juta barel.

Namun psar pun sudah paham bahwa seringkali terjadi perbedaan besar antara data API dan EIA.

Angka API tersebut menunjukkan penumpukan stok kedua berturut-turut setelah Hurricane Harvey menutup produksi di beberapa ladang dan kilang di seputaran Teluk Meksiko di Texas karena beberapa produsen AS juga memangkas produksinya untuk menghindari pasokan yang lebih besar di tempat penyimpanan.

Kemarin harga minyak mentah melonjak karena sebuah laporan menunjukkan bahwa output OPEC turun pada bulan Agustus, namun kenaikannya harga minyak mentah tertahan karena saat itu para investor bersiap untuk data persediaan minyak mentah AS yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan besar di stok persediaan.

Selanjutnya hingga siang ini harga minyak mentah WTI terpantau melandai setelah lonjakan kemarin gagal untuk mendobrak zona resistance berupa level 61,8% Fibonacci seperti yang terlihat pada grafik 1-jam.

Selama resistance di $48,48 tersebut bertahan, sulit bagi harga komoditas ini untuk terus bangkit. Bahkan pada kerangka waktu yang lebih besar terlihat potensi untuk terjadinya konsolidasi di kisaran $47,00 hingga $48,50 untuk sementara waktu.

Jadi untuk mengantisipasi data resmi nanti malam sebaiknya tetap diperhatikan zona $47,70 dan $48,50.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya