ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2017 – Pada perdagangan Rabu ini seiring dengan akan mulai menghangatnya kembali situasi geopolitik Korea, tampaknya dolar AS masih dalam area koreksi lagi oleh mata uang utama dunia lainnya dan oleh emas karena faktor safe haven bisa muncul sewaktu-waktu.

Dengan demikian secara umum dolar AS masih dapat menguat namun tidak banyak terhadap mata uang utama dunia lainnya sambil menantikan kondisi terkini badai Irma, badai Jose dan badai Katia yang sedang melanda kawasan minyak di Teluk Mexico dan situasi inflasi produsen AS nanti malam.

Pada perdagangan kemarin, secara umum dolar AS masih membuat tekanan yang tipis saja karena faktor sanksi Korea dan angka pembukaan lapangan kerja baru di AS masih diatas 6 juta lapangan kerja. EURUSD ditutup menguat tipis di level 1,1966, GBPUSD ditutup menguat tajam di level 1,3282, AUDUSD ditutup melemah di level 0,8012 dan USDJPY ditutup menguat tajam di level 110,15.

Situasi geopolitik Korea sepertinya akan muncul sejenak dengan tetap waspada karena panasnya kondisi Korea ini diperkirakan akan tetap berlangsung pasca peringatan Hari Pendirian Korea Utara di akhir pekan kemarin dan pemberian sanksi baru dari Dewan Keamanan PBB yang membuat Dubes Korea Utara di PBB, Han Tae Song mengancam AS akan lebih menderita sepanjang sejarah.

Tentu hal ini membuat situasi geopolitik bisa muncul sewaktu-waktu, dan tentunya akan muncul aksi safe haven, baik di mata uang maupun di emas. Yen dan franc Swiss akan melejit, sekaligus emas memanfaatkan kondisi ini. Dolar AS sendiri akan menekan dolar Australia biasanya.

Faktor sanksi tersebut membuat China dan Rusia di tengah kegalauan karena Korea Utara mempunyai hubungan dagang yang erat dengan kedua sekutunya tersebut, dimana ekspor tekstil Korea Utara ke China mempunyai nilai $752 juta, dan Korea mengimpor minyak mentah 4 juta barel dan 4,5 juta barel minyak suling per tahun dari kedua sekutunya.

Perginya badai Irma sedikit banyak memang membuat situasi ekonomi di AS bisa segera pulih, namun besarnya biaya pemulihan tersebut tentu membuat kemampuan dolar AS untuk sementara terbebani. Setidaknya dukungan penguatan dolar AS sendiri menantikan situasi harga di tingkat produsen atau PPI AS yang diperkirakan akan mengalami kenaikan karena biaya bahan bakar mengalami kenaikan.

Bila memang ini terjadi tentu dolar AS bisa menekan mata uang utama dunia lainnya dan juga menekan emas yang semalam menguat tipis sekali.

Harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat tipis $0,30 atau 0,02% di level $1336,00 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex ditutup menguat tipis $0,07 atau 0,38% di level $17,97 per troy ounce.

Analisa Teknikal Harian – 13 September 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EURUSD

Setelah menjejak sebuah support pada grafik harian di 1,1940, pada hari Selasa EURUSD memantul dan ditutup positif di 1,1967. Para bulls tampak berusaha mempertahankan dominasi mereka di perdagangan pair ini. EURUSD juga tetap berada di atas trend line menanjak yang hari ini berada di 1,1910, salah satu wilayah pertahanan para bulls yang beberapa waktu lalu sempat didekati.

Jadi EURUSD masih berpeluang untuk naik hari ini setidaknya hingga menjelang data inflasi AS dirilis nanti malam. Level tertinggi sesi kemarin di 1,1978 berperan sebagai resistance intraday, berikutnya di 1,2026. Support terdekat adalah 1,1965 dan selanjutnya di 1,1940 dan 1,1910.

1EURUSDDaily

USDJPY

USDJPY terus bergerak ke atas pada sesi Selasa hingga mencapai 110,25 dan ditutup positif di 110,14. Penutupan tersebut sekaligus menjadi sebuah penetrasi terhadap level 38,2% Fibonacci retracement di 110,05 dan membuka peluang bagi USDJPY untuk hari ini kembali bergerak ke utara.

Target terdekat adalah 110,44, berikutnya di 110,67 namun tidak tertutup kemungkinan para bulls pair ini mendorongnya menuju level 50% di 110,90. Potensi naik saat ini didukung oleh support-support di 110,04 dan 109,65.

2USDJPYDaily

GBPUSD

Saat analisa ini ditulis GBPUSD hanya berjarak 2 pips dari 1,3300, zona round number yang berperan sebagai resistance yang jika ditembus dapat membuka jalan bagi pair ini untuk segera menuju target-target berikutnya di 1,3340 dan 1,3370.

Potensi naik masih terlihat besar di Rabu pagi ini dengan dukungan dari support-support di 1,3275 dan 1,3235. Level-level tersebut juga dapat dijadikan patokan untuk melihat arah GBPUSD selanjutnya saat data UK sore nanti dirilis.

3GBPUSDDaily

AUDUSD

Setelah menyentuh target koreksi kedua yaitu level 38,2% Fibonacci retracement di 0,8002, AUDUSD mulai memantul namun pada akhir sesi Selasa masih berakhir negatif, di 0,8018.

Pagi ini AUDUSD mencoba terus melangkah ke utara namun masih berada di bawah zona resistance 0,8040. Hingga para bulls berhasil memecahkan resistensi itu, AUDUSD cenderung bergerak sideways di antara 0,8000 hingga 0,8040.

4AUDUSDDaily

XAUUSD

XAUUSD dibuka menguat pada Rabu pagi, di 1333,50 namun tekanan jual mulai mendera harga emas saat analisa ini ditulis. Level terendah intraday sementara di 1330,20. Kondisi ini menggambarkan para bears masih kuat setelah menyeret turun XAUUSD pada hari Jum’at.

Apabila pada grafik 1-jam terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah 1329,00, potensi turun akan membesar dan dapat membawa XAUUSD ke zona support 1326,80 dan level terendah sesi kemarin, di 1322,45. Resistance terdekat saat ini adalah 1337,50.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Economy and Markets

Share This