ForexSignal88.com l Jakarta, 11/09/2017 – Dolar Kanada mulai melemah sejak hari Jum’at terhadap dolar AS (USDCAD naik). Mata uang tersebut tergelincir dari titik tertinggi dalam dua tahun yang disentuh sebelumnya karena para investor bereaksi negatif terhadap data pekerjaan Kanada dan harga minyak mentah yang merosot.

Perekonomian Kanada menambah 22.200 pekerjaan pada bulan Agustus, sebagian besar pada pekerjaan paruh waktu.

Namun demikian, kenaikan tingkat upah dapat membuat pintu semakin terbuka bagi kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Bank of Canada (BoC) setelah bank sentral tersebut naik pada hari Rabu untuk kedua kalinya dalam tiga bulan. Peluang kenaikan suku bunga BoC pada akhir tahun mencapai 73 persen dari 69 persen sebelum data tersebut.

Selain itu tekanan terhadap loonie juga datang dari harga minyak mentah yang jatuh lebih dari 3 persen pada hari Jum’at karena kekhawatiran pasar bahwa permintaan terhadap komoditas tersebut akan terpukul telak akibat terjangan Badai Irma, salah satu badai paling kuat dalam satu abad terakhir, yang menghantam Florida dan wilayah tenggara AS.

Perspektif teknikal

Seperti terlihat pada grafik 4-jam, rebound USDCAD dari $1,2058 telah beberapa kali menyentuh salah satu resistance kuat yang saat analisa ini ditulis berada di $1,2160, mencoba untuk menembusnya namun belum membuahkan hasil.

Jadi selama pada kerangka waktu tersebut tidak terjadi penetrasi kuat yang ditandai dengan satu atau dua penutupan yang cukup jauh di atasnya, USDCAD masih berpotensi untuk kembali mengarah ke selatan setidaknya untuk mendekati support-support di $1,2107 dan $1,2058.

Sebaliknya jika recovery yang sedang dilakukan dolar AS berlanjut hingga USDCAD mampu menembus resistance pertama tersebut, gelombang rebound akan membesar dan memungkinkan USDCAD untuk segera menuju resistance-resistance berikutnya di $1,2200 dan $1,2235.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya