ForexSignal88.com l Jakarta, 08/09/2017 – Dolar Australia kembali menikmati dorongan dari para bulls sehingga pair AUDUSD melonjak ke $0,8123, titik tertinggi sejak pertengahan Mei 2015. AUDUSD telah sukses menembus level tertinggi bulan lalu di $0,8065 yang kini telah berubah menjadi support baru.

Penguatan dolar Australia tak lepas dari memburuknya performa dolar AS yang di sesi Kamis mendapat tekanan tambahan pasca konferensi pers bank sentral Eropa. Selain itu faktor geopolitik di Semenanjung Korea juga masih membebani greenback, sebuah faktor yang biasanya justru menjadi tekanan bagi dolar Australia.

Ditambah lagi dengan adanya surat pengunduran Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer yang efektif berlaku pada 13 Oktober 2017. Jadi dia masih akan berpartisipasi dalam pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada akhir bulan ini.

Kepergiannya akan menghapus suara yang berpengaruh pada saat bank sentral AS terpecah pada kebutuhan untuk menaikkan suku bunga lagi di tahun ini meskipun inflasi masih di bawah perkiraan. Fischer juga menjadi advokat yang kuat untuk mempertahankan peraturan keuangan pasca krisis yang akan dirombak oleh administrasi Trump.

Di sisa sesi penutupan pekan ini AUDUSD masih berpeluang untuk menanjak lagi meskipun koreksi pada jangka intraday tampaknya akan terjadi. Selama support $0,8080 dan $0,8065 bertahan, hari ini AUDUSD masih berpotensi untuk menjajal area $0,8150.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya