ForexSignal88.com l Jakarta, 05/09/2017 – Memasuki sesi Eropa, harga minyak mentah WTI mulai beranjak naik setelah libur pasar AS semalam dengan sejumlah tanda-tanda bahwa kilang-kilang penyulingan minyak di Gulf Coast AS akan kembali beroperasi yang akhirnya menjadi faktor pendorong naiknya harga minyak mentah saat ini.

Semalam, minyak berjangka AS bergerak menguat karena aktivitas kilang-kilang penyulingan AS perlahan dilanjutkan meskipun para investor masih mencoba untuk menilai kerusakan jangka panjang di industri minyak AS akibat terjangan badai Harvey.

Dua jaringan pipa distribusi bahan bakar utama mulai dibuka pada hari Senin setelah segmen tertentu di Texas ditutup karena badai Harvey dan ini membantu meringankan kekhawatiran pasar tentang kenaikan harga eceran dan distribusi bensin dan sulingan di dalam negeri AS.

Produksi minyak yang terkena dampak turun secara signifikan dari puncak sekitar 25%, atau 428.568 barel per hari, pada 26 Agustus setelah pekerja yang dievakuasi telah kembali dan kegiatan pun dilanjutkan.

Pada hari Senin harga minyak mentah WTI berakhir negatif di $47,31, masih gagal untuk menembus level 38,2% Fibonacci retracement di $47,43. Hari ini dengan dukungan support pada grafik 4-jam di $47,25, harga komoditas ini kembali beranjak naik. Para pembeli tampak mengincar zona resistance berikutnya di $48,00 di mana ada dua resistance kuat yang siang menghadang laju harga minyak mentah WTI.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MetaTrader 4

Share This

Artikel Terkait Lainnya