ForexSignal88.com l Jakarta, 05/09/2017 – Pada perdagangan hari ini seiring dengan memburuknya data ekonomi AS akhir pekan lalu dan liburnya pasar AS serta memanasnya geopolitik di Korea, tampaknya dolar AS masih bisa mendapatkan tekanannya dari mata uang utama dunia dan emas sebagai bentuk isyarat bahwa data NFP yang telah rilis mengarah kepada tertundanya kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini dan faktor safe haven tetap bisa muncul kapan saja.

Sebelumnya pada perdagangan awal pekan kemarin, secara umum dolar AS mengalami tekanannya karena faktor safe haven lebih mendominasi ketika pasar keuangan dan komoditas AS libur. EURUSD ditutup menguat di level 1,1894, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2926, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7942 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,67.

Kondisi Korea sepertinya masih menghangat hari ini karena sepanjang akhir pekan kemarin Korea Utara melakukan tes kembali terhadap senjatanya. Disinyalir Korea Utara menguji senjata nuklirnya sehingga menimbulkan guncangan hebat di sekitaran Semenanjung Korea hingga Jepang.

Korea Utara sendiri belum merilis keterangan resminya, namun Jepang langsung mengirimkan sejumlah pesawat pengintainya untuk melakukan penyelidikannya. Kondisi yang memanas seperti ini tentu membuat situasi geopolitik muncul sehingga akan muncul aksi safe haven, baik di mata uang maupun di emas. Yen dan franc Swiss akan melejit, sekaligus emas memanfaatkan kondisi ini. Dolar AS sendiri akan menekan dolar Australia biasanya.

Data inflasi AS pekan lalu masih mereda, ditunjang data pertumbuhan ekonomi AS yang juga mereda, dimana akhir pekan data situasi tenaga kerja AS lambat laun tidak mengetat lagi. Kondisi tersebut berarti bahwa dapat menambah keyakinan pasar bahwa suku bunga The Fed masih ditunda kenaikannya di tahun ini, dengan catatan pula pembahasan debt ceiling atau plafon hutang AS tidak lancar dan pembahasan reformasi pajak juga berjalan terseok-seok.

Mendengar kata tertundanya kenaikan suku bunga The Fed, dapat dipastikan mata uang greenback akan melemah, sekaligus pula akan membuat emas segera didekati oleh investor dunia. Namun sepertinya perihal penguatan emas dan pelemahan dolar AS juga tidak akan besar karena investor masih menantikan kondisi Semenanjung Korea dan agenda ekonomi dari Trump di pekan ini.

Hari ini semua mata akan tertuju kepada bank sentral Australia, apakah RBA akan mengubah kebijakan suku bunganya atau tidak. Tampaknya tidak akan mengubah, namun dipastikan bahwa target pertumbuhannya akan dinaikkan kembali.  

Harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $9,00 atau 0,68% di level $1333,90 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak Desember di Comex ditutup menguat $0,16 atau 0,92% di level $17,98 per troy ounce.

Analisa Teknikal Harian – 05 September 2017

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

EURUSD

EURUSD hanya menguat tipis di sesi Senin, ditutup di 1,1893 setelah sempat menanjak ke 1,1922. Pada grafik harian terlihat pair ini tetap bertahan di atas support-support kuat di 1,1872 dan 1,1834.

Level tertinggi sesi kemarin sementara waktu bertindak sebagai resistance intraday. Resistance-resistance berikutnya di 1,1946 dan 1,1979.

Kemungkinan besar hari ini tidak akan terlihat pergerakan yang signifikan mengingat pada kerangka waktu harian pair ini sedang berkonsolidasi. Jadi saat ini hanya perlu dicermati aksi harga terhadap support dan resistance pertama karena kedua area tersebut potensial untuk menentukan arah pergerakan EURUSD selanjutnya pada Selasa ini.

1EURUSDDaily

USDJPY

Setelah turun ke 109,38, USJDPY berakhir positif di sesi Senin, di 109,72. Potensi naik masih terlihat dari posisi pair ini terhadap support kuat 109,47 yang sudah disentuh berulang kali namun tetap bertahan. Di sisi lain USDJPY juga masih berada di bawah resistance kuat 109,85.

Jadi untuk sementara waktu USDJPY akan bergerak sideways di antara kedua area tersebut hingga salah satunya ditembus dengan kuat.

2USDJPYDaily

GBPUSD

GBPUSD ditutup negatif pada sesi awal pekan, di 1,2926. Untuk sementara waktu GBPUSD masih bertahan di atas uptrend line pada grafik harian yang hari ini berada di 1,2890.

Hingga dapat terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah support itu, setidaknya pada grafik 4-jam, GBPUSD akan bergerak sideways untuk sementara waktu di antara 1,2890 hingga 1,2985.

Sementara itu pagi ini terpantau GBPUSD masih berada di bawah zona resistance intraday 1,2932 yang menjadi indikasi tekanan jual yang terjadi sejak kemarin masih cukup kuat untuk membawa pair ini ke zona support tersebut.

3GBPUSDDaily

AUDUSD

AUDUSD sedikit tertekan di sesi Senin sehingga ditutup negatif di 0,7942. Tekanan jual masih terlihat pada Selasa pagi dan potensial untuk membawa AUDUSD turun ke zona support 0,7902. Support berikutnya yang lebih signifikan berada di 0,7800.

Tekanan jual ini masih akan tetap membayangi AUDUSD selama zona resistance intraday di 0,7953 tetap bertahan saat RBA mengumumkan keputusannya menjelang siang ini.

4AUDUSDDaily

XAUUSD

XAUUSD melonjak hingga 1339,60 pada hari Senin, level tertinggi sejak 29 September 2016. Namun saat penutupan XAUUSD berada di zona negatif, di 1333,55. Pun demikian dibandingkan dengan penutupan sesi Jum’at di 1325,80, XAUUSD tetap menunjukkan pergerakan positif.

Pada Selasa pagi XAUUSD masih berada di atas level terendah sesi kemarin di 1331,65 yang untuk sementara waktu berperan sebagai support intraday. Support-support berikutnya yang lebih penting untuk terus dicermati kini berada di 1328,00 dan 1325,80. Selama salah satu atau kedua support itu bertahan, XAUUSD masih berpotensi besar untuk kembali bergerak ke utara dengan resistance pertama di level tertinggi sesi kemarin dan selanjutnya di 1343,50.

5XAUUSDDaily

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Reuters, MarketWatch, Investing

Sumber analisa dan grafik: ForexSignal88, MetaTrader

Sumber gambar: Birch Gold Club

Share This