ForexSignal88.com l Jakarta, 12/07/2018 – Pada perdagangan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback sepertinya masih ingin mempertahankan sisi penguatannya meski masalah perang dagang kadang juga membangkitkan perlawanan melemahkannya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1672, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3203, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7366 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,98. Sekaligus membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $13,30 atau 1,06% di level $1242,10 per troy ounce.

Nilai indeks dolar AS membaik lagi pada perdagangan sebelumnya, di mana indeks dolar sedikit berhasil dalam upayanya untuk mendekatkan diri lagi ke level terbaik 11 bulan terakhirnya, dengan pendorong bahwa perang dagang yang makin panas, akan dapat membuat kenaikan harga di AS semakin mudah sehingga mendorong tenaga bagi kenaikan suku bunga the Fed.

Namun sisi koreksi indeks dolar sebelumnya memang tidak bisa dihindarkan jika kita harus selalu mengingat potensi konflik perdagangan antara AS dengan negara-negara maju yang terus membayangi pergerakan indeks dolar dan emas, di mana situasi perang dagang bisa saja berpihak pada sisi jual dolar AS karena investor melihat the Fed sendiri sudah mulai khawatir dampaknya.

Arah kebijakan perdagangan Trump tampaknya makin sulit dipertahankan dengan posisi indeks dolar menguat secara besar, karena aksi saling berbalas antara AS dengan China kemungkinan besar masih bisa terjadi. Pasca pemberlakuan tarif $34 milyar baik di AS dan di China akhir pekan lalu dan tarif baru 10% senilai $200 milyar, terasa membuat investor khawatir bahwa tidak akan ada jalan keluar lagi tentang tarif tersebut, sehingga untuk sesaat, situasi emas sebagai safe haven masih akan muncul kembali.

Itupun dengan catatan penting jika sisi inflasi yang akan meningkat di AS, kemungkinan besar akan menahan laju gerak positif emas dan mendukung indeks dolar. Terungkap bahwa core PCE tahunan di AS sudah 2,3% bulan lalu, artinya sudah di atas target the Fed 2% dan inflasi produknya juga terbaik dalam 7 tahun terakhir. Maka jalan kenaikan suku bunga the Fed memang masih terbuka lebar, apalagi imbal hasil surat hutang AS terus menunjukkan tren kenaikannya, sehingga sisi ini merupakan penarik utama investor untuk mengoleksi aset berdenominasi dolar AS.

Sisi ini kemungkinan juga akan di AS hari ini, di mana serial data inflasi AS akan rilis. Jika data inflasi meninggi, maka peluang pelemahan emas masih ada karena potensi emas sebagai penyeimbang inflasi akan sedikit ditinggalkan di mana sisi suku bunga the Fed akan naik, yang tentunya akan membuat emas sedikit ditinggalkan.

Pengaruh kunjungan Trump ke Eropa sepertinya masih berpihak kepada penguatan emas, karena kami skeptis bahwa kesepakatan baru dengan Uni Eropa dipastikan tidak akan terjadi, sehingga peluang penguatan indeks dolar juga tidak ada.

 

Analisa Teknikal Harian – 12 Juli 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

Pagi ini EURUSD yang sedang berada di bawah tekanan jual berusaha bertahan pada SMA 200 di grafik 4-jam di 1.1675. Kemarin pair ini sempat terdesak ke 1.1664, mendekati zona support 1.1657. Support lain terlihat di 1.1620.

Apabila SMA 200 bertahan, di sesi Asia EURUSD berpotensi untuk rebound ke 1.1707. Target lain terlihat di 1.1721.

T1 EURUSDH4

USDJPY

USDJPY masih berpotensi besar untuk kembali mengarah ke utara dengan target di 112.33, sebuah resistance jangka panjang, yang kini sedang diuji. Resistance lain adalah 112.50. Kemarin pair ini melonjak jauh, menembus dengan kuat beberapa resistance kunci.

Kini posisinya berada di atas support 112.06, 111.90 dan 111.53. Jika 112.33 bertahan, di sesi Asia USDJPY akan terkoreksi ke salah satu dari support tersebut dan akan berkonsolidasi sejenak.

T2 USDJPYH4

GBPUSD

GBPUSD stabil di formasi bearish setelah kemarin ditutup negatif di 1.3204. Pair ini telah menembus uptrend line yang kini berubah menjadi resistance, di 1.3272. Resistance terdekat terlihat di

Apabila support 1.3189 ditembus maka GBPUSD akan jatuh ke target selanjutnya di 1.3157 dan 1.3120.

T3 GBPUSDH4

AUDUSD

AUDUSD masih di jalur turun hingga saat analisis ini disusun dan berpotensi untuk segera menguji support 0.7348 yang jika ditembus maka dapat memperbesar risiko bearish dengan target selanjutnya di 0.7320 dan 0.7308.

Posisi AUDUSD saat ini berada di bawah resistance intraday 0.7381 dan 0.7400.

T4 AUDUSDH4

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) masih cenderung untuk bergerak turun setelah kemerosotan yang terjadi kemarin hingga berakhir negatif di 1241.90. Posisi harga emas saat ini berada di bawah resistance intraday di 1247.15 dan 1249.15.

Support-support yang berpotensi menjadi target bearish selanjutnya adalah 1237.75 dan 1233.00.

T5 XAUUSDH4

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Sound Money Project

Share This