ForexSignal88.com l Jakarta, 11/07/2018 – GBPUSD masih dibayangi oleh nuansa negatif di seputar Brexit menyusul pengunduran diri menteri urusan Brexit dua hari lalu. Faktor negatif lainnya adalah isu perang dagang antara AS melawan China yang tampaknya mendorong para investor untuk menjadikan dolar AS sebagai aset safe haven.

Pidato Presiden ECB Mario Draghi siang ini juga akan menjadi perhatian para pedagang GBPUSD karena akan mempengaruhi kinerja pasangan mata uang ini melalui nilai tukar euro versus cable.

Nanti malam data inflasi produsen AS pada jam 19.30 WIB juga akan berada di bawah sorotan para pedagang pasangan mata uang ini. Jika data ini naik, dolar AS berpotensi untuk meraih tambahan daya dorong ke atas sehingga dapat menekan GBPUSD.

Untuk sementara seperti terlihat pada beberapa kerangka waktu, GBPUSD masih cenderung bergerak sideways di atas uptrend line yang berlokasi di 1.3250. Jika trend line ini ditembus dengan kuat maka GBPUSD berisiko jatuh ke support lainnya di 1.3223 dan 1.3189.

Sebaliknya jika garis tren itu tetap bertahan setelah agenda-agenda penting tersebut, GBPUSD berpeluang untuk rebound ke target-target di 1.3301, 1.3320 dan 1.3350.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MT4

Share This