ForexSignal88.com l Jakarta, 06/07/2018 – Pada perdagangan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback sepertinya masih ingin meraih kembali sisi penguatannya secara penuh dengan berharap bahwa data tenaga kerja AS yang akan rilis mendukungnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1690, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3217, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7387 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,58. Sekaligus membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $5,30 atau 0,42% di level $1258,80 per troy ounce.

Nilai indeks dolar AS menurun lagi pada perdagangan sebelumnya, namun tipis, di mana indeks dolar masih gagal dalam upayanya untuk mendekatkan diri lagi ke level terbaik 11 bulan terakhirnya, dengan pemicu aksi jual lanjutan setelah potensi perang dagang tidak mereda dan beberapa fundamental ekonomi AS yang tidak mendukungnya.

Nuansa koreksi indeks dolar semalam memang tidak bisa dihindarkan lagi mengingat potensi konflik perdagangan antara AS dengan negara-negara maju masih terus membayangi pergerakan indeks dolar dan emas, di mana semalam situasi perang dagang berpihak pada sisi jual dolar AS karena investor melihat the Fed sendiri sudah mulai khawatir dampaknya.

Dalam notulen Fed meeting 2 pekan lalu, terungkap bahwa memang suku bunga the Fed masih punya arah kenaikan selanjutnya, namun pengukuran kesehatan ekonomi AS oleh the Fed telah memasukkan unsur resesi, yang artinya bahwa sisi pertumbuhan ekonominya masih rentan terkena imbas perang tarif yang menurut bank sentral AS ini telah menurunkan minat dan belanja investasi.

Situasi ini memang sudah menjadi sinyal bagi investor untuk meredam gejolak menghindarkan sejenak untuk tidak mengoleksi aset berdenominasi dolar AS terlebih dahulu, karena dalam 2 pekan terakhir ini kondisi indeks dolar terus membaik dan tentu ini membebani daya keseimbangan mata uangnya.

Sepertinya untuk sementara nada koreksi masih ada mengingat data ADP payroll semalam sudah memberi sinyal bahwa kondisi tenaga kerja AS untuk sementara waktu tidak akan bagus, sehingga peluang koreksi indeks dolar dan reboundnya emas sepertinya akan terlihat.

Apalagi jika pihak Jerman sudah setuju untuk memulai mengurangi tarif impor otomotif asal AS, maka situasi perang tarif akan berkurang dan bisa membuat indeks dolar dalam situasi tertekan.

Sisi jelang diebrlakukannya tarif $34 milyar baik di AS dan di China nanti malam serasa membuat investor global khawatir tidak ada jalan kepuar lagi tentang tarif tersebut, sehingga untuk sementara situasi emas sebagai safe haven masih muncul.

 

Analisa Teknikal Harian – 6 Juli 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

Kemarin EURUSD sempat menanjak ke 1.1719, satu poin dari resistance 1.1720, kemudian berbalik turun dan ditutup positif di 1.1690. Meskipun zona resistance tersebut masih bertahan, EURUSD pun tetap menjaga potensi naiknya.

Pada Jumat pagi ini posisi EURUSD berada di atas zona support kuat 1.1662/75 yang berarti selama tidak terjadi penutupan yang cukup jauh di bawah support tersebut maka peluang naik akan terus terjaga.

Apabila di sesi Asia atau Eropa EURUSD akhirnya menembus 1.1720 maka 1.1755 akan menjadi target terdekat selain 1.1780.

1 EURUSDH4

USDJPY

USDJPY masih bergerak sideways di sesi kemarin, seperti yang terjadi di sesi sebelumnya, meskipun berakhir sedikit naik di 110.62. Hingga Jumat pagi pola pergerakan sideways masih terlihat pada grafik 1-jam atau yang lebih kecil, artinya pair ini dapat bergerak naik turun berulang kali.

Hingga saat analisis ini disusun terlihat sedikit kecenderungan pergerakan ke arah bawah namun tampaknya di sesi Asia pair ini belum akan keluar dari zona 110.26 hingga 110.71.

Jika harga turun ke bawah zona 110.45 maka double-bottom 110.26 akan segera diuji, sebaliknya jika harga berbalik cepat menembus 110.71 maka 111.00 akan menjadi incaran para bulls pair ini.

2 USDJPYH4

GBPUSD

Langkah bullish GBPUSD mulai terhambat di sesi Selasa setelah sempat berada di 1.3275. Di sesi kemarin GBPUSD berakhir negatif 1.3221. Pada grafik 4-jam terlihat pula pair ini masih di bawah simple moving average 200-periode yang berada di 1.3290.

Jadi tekanan jual membayangi pergerakan GBPUSD di awal sesi hari ini. Jika pair ini terus bergerak di bawah zona 1.3198 maka hampir dapat dipastikan pair ini akan turun ke support selanjutnya di 1.3170.

Sebaliknya jika pada GBPUSD berbalik ke atas zona 1.3233, potensi naik dapat timbul meskipun masih akan terbatas di dekat level tertinggi sesi kemarin.

3 GBPUSDH4

AUDUSD

AUDUSD masih bergerak sideways di Jumat pagi, serupa dengan pola pergerakan selama dua hari terakhir. Sejauh ini AUDUSD juga masih berada di bawah zona 0.7400 yang berulang kali diuji dan selalu menjadi hambatan bagi upaya pemulihan pair ini.

Untuk sesi Asia hari ini, AUDUSD berpeluang untuk bergerak sideways di kisaran 0.7373 hingga 0.7314. Support lain terlihat dan 0.7359 dan resistance lainnya terlihat di 0.7422 dan zona 0.7438/46.

4 AUDUSDH4

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) masih tampak kesulitan untuk melibas zona 1260.00. Selama dua hari terakhir para bulls berupaya mengangkat harga emas namun selalu kandas di zona resistance tersebut.

Bahkan di awal sesi hari ini mulia terlihat lagi tekanan jual walaupun harga emas masih bergerak di kisaran konsolidasi kecilnya yaitu 1251.10 hingga 1260.85 dan tampaknya akan tetap demikian jika di sesi Asia ini tidak hadir berita besar yang dapat mengguncang sentimen pasar.

5 XAUUSDH4

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: MT5.com

Share This