ForexSignal88.com l Jakarta, 13/06/2018 – Pada perdagangan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback sepertinya ingin lebih memperbesar sisi penguatannya di mana berharap the Fed masih terus berupaya melakukan normalisasi kebijakan suku bunganya di masa yang akan datang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1746, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3370, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7573 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,36. Sekaligus membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $4,00 atau 0,31% di level $1299,20 per troy ounce.

Nilai indeks dolar AS masih positif pada perdagangan sebelumnya, di mana indeks dolar mengalami aksi beli lanjutan meski tipis, yang memasuki periode positif di mana ada dukungan terhadap rencana kenaikan suku bunga the Fed di pekan ini serta berhasilnya pertemuan antara Presiden Kim Jong-un dengan Presiden Donald Trump dan mencapai kata sepakat bahwa proses denuklirisasi Korea Utara akan segera dilakukan dan Korea Utara dicabut embargo ekpnominya.

Suksesnya pertemuan Singapura tersebut membuat indeks dolar mengkilap, ditambah lagi dengan data inflasi AS dan hasil lelang obligasi pemerintah AS yang sukses, menambah keyakinan investor untuk mengoleksi mata uang AS tersebut jelang the Fed memutuskan naik tidaknya suku bunganya pada dini hari nanti.

Ada penguatan, ada pula faktor hambatannya, di mana hambatan penguatan indeks dolar yaitu datang dari perang dagang yang masih belum usai ceritanya. Hasil dari pertemuan G7 seakan menjadi titik puncak bagi kekesalan Presiden Trump untuk mendapatkan keadilan dalam melakukan perdagangan dengan negara maju lainnya. Bahkan Trump menghilang terlebih dahulu setelah beberapa usulannya tentang kebijakan tarif AS mendapatkan cercaan dari peserta lain, dan pernyataan pedas Trump sepertinya membuat gaduh suasana pada perdagangan awal pekan ini, di mana indeks dolar AS terasa mendapatkan serangan atau tekanan dari mata uang utama dunia lainnya.

Sikap Trump memang realistis untuk melindungi industri dalam negerinya dari serbuan produk-produk impor yang bebas bea masuk atau tarif. Sedangkan produk-produk asal AS seringkali mendapatkan beban tarif bea masuk yang tinggi, sehingga defisit perdagangan AS sangat besar terhadap negara-negara maju tersebut termasuk dengan China.

Jika Trump masih bersikeras dengan kebijakan tarifnya, maka indeks dolar masih bisa melemah terus dan beberapa fundamental ekonomi AS yang membaik kemungkinan besar akan sedikit diabaikan investor. Beberapa kebijakan perdagangan AS yang selalu merugikan atau melemahkan indeks dolar itu sendiri, di mana hanya ekonomi AS sajalah untuk saat ini yang bisa menormalkan kebijakan moneternya dengan cara menaikkan suku bunganya.

The Fed sendiri dikabarkan sudah mulai menyesuaikan diri dengan segala kebijakan Trump untuk memperbaiki kondisi defisit perdagangannya, sehingga dipastikan jika the Fed terus menaikkan suku bunganya, maka indeks dolar masih tetap kokoh.

The Fed tampaknya sudah mengindahkan kegiatan Trump dalam melakukan perlindungan industrinya tersebut, di mana memang beberapa data ekonomi AS memang sedang bikin ekonominya memanas sehingga butuh sebuah normalisasi kembali. Pasar akan melihat reaksi the Fed dini hari nanti, berapa kali lagikah the Fed akan menaikkan suku bunganya di tahun ini? Jika 4 kali di tahun ini, maka indeks dolar akan menguat tajam lagi.

 

Analisa Teknikal Harian – 13 Juni 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

EURUSD berakhir negatif di 1.1744 pada akhir sesi Selasa, membuka potensi bearish untuk hari ini meskipun masih di dalam lingkup kisaran sideways 1.1726 hingga 1.1837.

Pada grafik 4-jam hinga Rabu pagi ini masih terlihat tekanan jual dan apabila 1.1726 ditembus maka EURUSD bakal jatuh ke target-target selanjutnya di 1.1712/00 dan 1.1674 atau mungkin lebih rendah lagi.

Apabila EURUSD tetap bergerak di bawah zona resistance 1.1765 maka potensi turun tersebut akan tetap terjaga. Resistance terdekat lainnya terlihat di 1.1800.

1 EURUSDDaily

USDJPY

USDJPY berpeluang untuk kembali menanjak setelah kemarin berakhir positif di 110.35. Apabila level tertinggi kemarin di 110.48 ditembus maka pair ini akan segera bertemu dengan resistance 110.60. Resistance lainnya terlihat di 111.05.

Potensi naik tersebut akan tetap terlihat selama USDJPY terus bergerak di atas support-support intraday yang pada Rabu pagi ini terlihat di 110.20/15 dan 110.00. Support lain yang cukup kuat berada di 109.80.

2 USDJPYDaily

GBPUSD

Hingga awal sesi Rabu ini GBPUSD tampak masih fluktuatif, bergerak relatif tipis dengan sedikit kecenderungan ke arah selatan namun di saat yang sama memperlihatkan karakteristik pergerakan sideways.

Zona support 1.3338 terlihat masih terjaga, jika terus bertahan maka GBPUSD dapat berbalik naik walaupun untuk sementara waktu masih akan terbatas di zona resistance 1.3415.

Untuk selanjutnya hingga terlihat faktor fundamental dan sentimen pasar yang kuat, terutama setelah terdengar keputusan dan pernyataan FOMC, hari ini GBPUSD cenderung untuk terus sideways di antara support dan resistance tersebut.

3 GBPUSDDaily

AUDUSD

AUDUSD masih di bawah tekanan jual meskipun tekanan tersebut relatif ringan. Pada akhir sesi Selasa AUDUSD berakhir negatif di 0.7568, sedikit di atas support minor 0.7558. Jika support itu ditembus maka AUDUSD berisiko untuk tergelincir ke target-target selanjutnya di 0.7537 dan 0.7513/00.

Di sisi atas, pada Rabu pagi ini resistance-resistance intraday terlihat di 0.7585 dan 0.7610. Tekanan jual masih akan terlihat selama para bulls AUDUSD belum berhasil merebut dua zona resistance tersebut.

4 AUDUSDDaily

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) tertekan di sesi Selasa sehingga ditutup negatif di 1295.60. Sebuah uptrend line yang pada pagi ini terlihat di 1293.55 masih bertahan, pertanda masih ada perlawanan dari para bulls emas.

Meskipun para pedagang emas tampak menunggu hasil keputusan rapat FOMC di Kamis dini hari, jika di awal Asia atau Eropa trend line itu tetap bertahan maka harga emas berpeluang untuk berbalik naik dengan target-target di 1300.00, 1302.95 dan 1307.55.

Sebaliknya jika trend line itu ditembus maka harga emas berpotensi untuk terus tertekan dan dapat terjatuh ke target-target selanjutnya di 1290.00, 1285.00 dan 1281.90.

5 XAUUSDDaily

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Design Mekka

Share This