ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback sepertinya ingin merebut sisi penguatannya kembali meskipun perang dagang makin panas jelang G7 meeting nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1797, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3422, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7618 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,68. Sekaligus membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $0,10 atau 0,01% di level $1301,30 per troy ounce.

Nilai indeks dolar AS masih negatif pada perdagangan kemarin, di mana indeks dolar mengalami aksi jual yang terus berlanjut setelah data-data non AS telah memasuki periode positif. Beberapa data inflasi dari zona euro juga membaik, semakin menambah daya dobrak euro menjelang penentuan berakhir tidaaknya paket bantuan ekonomi bank sentral Uni Eropa.

Meski data klaim pengangguran AS semalam membaik, namun kondisi perang dagang memberi panduan untuk investor bahwa sentimen negatif kepada aset-aset berlatar belakang dolar AS masih akan berlangsung.

Jelang pertemuan G7 nanti malam, berkembang keinginan dari anggota diluar AS, bahwa Presiden Trump kemungkinan besar akan dikucilkan karena kebijakan tarif yang dianggap anggota lain telah merugikan kesepakatan perdagangan yang sudah berlangsung selama ini.

Jika Trump masih bersikeras dengan kebijakan tarifnya, maka indeks dolar masih bisa melemah lebih dalam lagi, dan beberapa fundamental ekonomi AS yang membaik kemungkinan besar akan diabaikan investor.

Situasi ini telah berhasil menahan indeks dolar dari tekanan mata uang utama dunia dan emas dari perilaku beberapa kebijakan perdagangan AS yang selalu merugikan atau melemahkan indeks dolar itu sendiri. Tidak bisa dipungkiri bahwa memang untuk negara maju, hanya ekonomi AS sajalah untuk saat ini yang bisa menormalkan kebijakan moneternya dengan cara menaikkan suku bunganya.

Sebetulnya situasi ini akan membawa dampak bahwa mata uangnya juga akan lebih dicari daripada mata uang yang lain. Namun kondisi ini memang tidak akan selamanya terjadi karena masalah perang dagang telah membelenggu penguatan indeks dolar selama ini.

Beberapa kebijakan dari Presiden Trump memang mengisyaratkan bahwa jalan pelemahan dolar AS masih terbuka sebagai bentuk lain dari strategi mengurangi defisit perdagangannya. Yang pasti kondisi ini tidak akan berlangsung lama karena memang motor penggerak harga di pasar hanya ada karena supply dan demand atau penawaran dan permintaan yang semuanya itu bersumber dari perbandingan data-data ekonominya.

 

Analisa Teknikal Harian – 8 Juni 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

Tren naik EURUSD pada sesi Kamis mencapai 1.1839, menguji zona resistance 1.1837, namun gagal untuk menembusnya karena pair ini akhirnya ditutup di 1.1799.

Indikasi koreksi mulai terlihat pada grafik 1-jam dan 4-jam meskipun pair ini juga masih berada di atas support 1.1783. Support lainnya di 1.1760.

Jika support pertama bertahan, EURUSD masih berpeluang untuk naik kembali setidaknya untuk menguji ulang zona resistance tersebut. Resistance kuat lainnya terlihat di 1.1760.

Namun apabila kembali menemui kegagalan, EURUSD akan terus bergerak sideways di antara zona support dan resistance tersebut.

1 EURUSDDaily

USDJPY

USDJPY berbalik turun di sesi Kamis, ditutup negatif di 109.48. Simple moving average 20-hari yang berada di 110.15 kembali membuktikan dirinya sebagai zona resistance yang tidak mudah untuk ditembus.

Jadi hari ini USDJPY lebih cenderung untuk bergerak ke selatan dengan dukungan resistance-resistance di 109.87, 110.00/15 dan 110.40.

Apabila zona support pertama di 109.46/37 ditembus maka USDJPY bakal jatuh ke 109.00. Namun jika zona support kuat itu bertahan, USDJPY akan bergerak sideways di antara support itu dan SMA 200-hari.

2 USDJPYDaily

GBPUSD

Kemarin GBPUSD sempat melonjak ke 1.3472, nyaris menyentuh resistance jangka menengah di 1.3480, namun akhirnya berbalik turun dan ditutup di 1.3423.

Dengan demikian langkah bullish GBPUSD yang sebenarnya adalah bagian dari konsolidasi atau koreksi terhadap tren turun 1.4375 hingga 1.3204 kini mulai tersendat.

Meskipun peluangnya tidak besar, hari ini GBPUSD masih dapat bergerak naik mendekati zona resistance tersebut. Potensi pergerakan GBPUSD untuk hari ini adalah 1.3420 hingga 1.3455/80.

3 GBPUSDDaily

AUDUSD

AUDUSD terjungkal di sesi Kamis hingga kembali berada di bawah uptrend line jangka panjang saat sesi kemarin berakhir. Pair ini ditutup negatif di 0.7624.

Namun demikian masih terlihat potensi naik pada grafik harian karena posisi AUDUSD berada di atas support 0.7597. Namun potensi yang lebih besar adalah hari ini AUDUSD akan bergerak sideways di kisaran 0.7590 hingga 0.7655.

4 AUDUSDDaily

XAUUSD

Pada hari Kamis harga emas (XAUUSD) masih memperlihatkan pola pergerakan yang sama selama beberapa terakhir. Karena itu, hari ini harga emas (XAUUSD) berpotensi untuk tetap sideways di bawah level psikologis 1300.00 seperti yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Harga komoditas ini sedang tidak memiliki arah karena sedang berada di fase konsolidasi.

Perkiraan potensi pergerakan harga emas untuk hari ini adalah 1292.70 hingga 1303.00. Pada kerangka waktu yang lebih besar, kisaran konsolidasi harga emas adalah 1281.90 hingga 1307.55.

5 XAUUSDDaily

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Activist Post

Share This