ForexSignal88.com l Jakarta, 28/05/2018 – Pada perdagangan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback sepertinya ingin mempertahankan sisi penguatannya kembali di saat pasar keuangan AS dan Inggris libur perdagangannya di hari ini.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1649, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3295, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7547 dan USDJPY ditutup menguat di level 109,38. Sekaligus membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $3,30 atau 0,25% di level $1306,50 per troy ounce. Untuk perdagangan sepekan, harga emas mengalami kenaikan sebesar 1%.

Nilai indeks dolar AS sangat positif pada perdagangan akhir pekan kemarin, di mana indeks dolar mengalami aksi penguatannya lagi berkat berbaliknya keinginan Presiden Trump untuk hadir dalam pertemuan denuklirisasi Korea Utara di Singapura pada 12 Juni nanti serta didukung pula oleh beberapa data ekonomi AS seperti sentimen Michigan dan pesanan barang tahan lama, yang keduanya masih ada mendukung terhadap kinerja ekonomi AS yang lebih baik.

Seperti kita ketahui bahwa pada Kamis malam, surat Presiden Trump ke Presiden Kim yang isinya tentang pembatalan pertemuan denuklirisasi Korea Utara bulan depan di Singapura, telah membuat indeks dolar terkulai, apalagi pasca notulen Fed meeting yang berisi yaitu kenaikan suku bunga the Fed hanya naik secara bertahap sambil terus membiarkan level inflasi di atas 2% dalam jangka waktu yang lama.

The Fed tampaknya akan berhati-hati dalam merubah kebijakan suku bunganya, hal inI bisa dimengerti bahwa bank sentral AS tidak ingin ada kebijakan yang tidak seimbang dengan kebijakan Presiden Trump yang terus mengumbar defisit anggarannya dan di sisi lain ingin mengecilkan defisit perdagangannya, demikian isyarat yang terungkap dari pernyataan Jerome Powell akhir pekan lalu.

Seperti kita ketahui bahwa beberapa kebijakan tarif Trump memberi arti bahwa AS sedang melakukan proteksi ketatnya, dan artinya ini biasanya tidak bersahabat bagi aset-aset yang berdenominasi dolar AS seperti t-Bills dan pasar sahamnya, sehingga peluang penguatan mata uang utama dunia lainnya dan emas memang sedang terbuka lebar di pekan ini. Terlihat bahwa imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun sudah di bawah 3% dari akhir pekan lalu, yang berarti sudah saatnya indeks dolar melemah setelah bertahan di sisi positif sejak pertengahan April lalu.

Jangan lupa bahwa ini merupakan sebuah strategi dari Trump dalam upayanya untuk mendongkrak daya saing produk AS di perdagangan internasional, yaitu dengan cara melakukan pelemahan nilai mata uangnya yang sempat terucapkan oleh Menkeu Steven Mnuchin pada November tahun lalu, dan membuat beberapa negara maju mengecamnya.

Dengan rendahnya nilai mata uangnya, maka ini jalan mudah bagi bank sentral AS meningkatkan suku bunganya, sambil memperbaiki defisit neraca bank sentral tentunya dengan cara tanpa membuat atau mencetak uang baru kembali. Beberapa analis dunia juga sedang merasa galau dengan masa depan kinerja ekonomi akibat dari terus naiknya suku bunga AS.

Rentang jarak suku bunga AS dengan negara maju lainnya makin melebar, satu sisi bisa bikin indeks dolar naik, di sisi lain kinerja ekonomi AS makin lama makin tergerus sehingga ditakutkan bahwa dalam waktu 2 hingga 3 tahun lagi, bola es resesi model baru bisa melanda AS, dan bisa berdampak ke seluruh dunia seperti 2008-2009 lalu.

Hati-hati jika pasar AS libur, biasanya penguatan dolar AS sering terjadi.

 

Analisa Teknikal Harian – 28 Mei 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

Nuansa bearish meliputi pergerakan EURUSD di sesi akhir pekan lalu sehingga pair ini merosot ke 1.1646, level terendah sejak 13 November, dan berakhir negatif di 1.1660.

Hingga Senin pagi, meskipun terjadi penguatan saat pembukaan, posisi EURUSD masih berada di bawah resistance kuat pada grafik H4 di 1.1695 yang berarti tekanan jual masih kuat hingga pair ini terbukti dapat menghasilkan penutupan yang cukup jauh di atasnya.

Apabila support 1.1646 ditembus, EURUSD berisiko untuk turun lagi dengan target-target selanjutnya di 1.1620 dan 1.1600.

1 EURUSDDaily

USDJPY

Pergerakan turun USDJPY selama tiga sesi terakhir tampak tersendat di sesi penutupan pekan lalu tatkala pair ini bergerak naik dan berakhir positif di 109.44.

USDJPY sedang berada di fase konsolidasi atau koreksi terhadap tren naik yang terbentuk sejak 26 Maret, jadi pola-pola pergerakan sideways sangat mungkin untuk terjadi pada grafik harian atau 4-jam.

Hari ini USDJPY berpotensi untuk sideways di kisaran 108.94 hingga 110.00 atau di kisaran 109.40 hingga 110.00.

2 USDJPYDaily

GBPUSD

GBPUSD masih di bawah dominasi para penjual dengan penutupan negatif di 1.3314 pada sesi Jumat. Apabila GBPUSD menembus zona round number 1.3300 maka hampir dapat dipastikan pair ini akan jatuh ke target-target selanjutnya 1.3280, 1.3260 dan 1.3240.

Di sisi atas, resistance-resistance intraday pada Senin pagi ini terlihat di 1.3347, 1.3374 dan 1.3407.

3 GBPUSDDaily

AUDUSD

AUDUSD masih fase konsolidasi atau koreksi terhadap tren turun yang terbentuk sejak 26 Januari, jadi pola-pola pergerakan sideways sangat mungkin untuk terjadi pada grafik harian atau 4-jam.

Meskipun di akhir sesi Jumat AUDUSD berakhir negatif di 0.7543, tidak berarti pair ini sedang di dalam kondisi trending ke bawah meskipun tekanan masih akan terlihat selama pair ini terus bergerak di bawah zona 0.7560. Resistance intraday lainnya terlihat di 0.7577.

Di sisi lain, zona support 0.7520/35 juga tampaknya masih akan bertahan seperti beberapa hari sebelumnya. Jadi kemungkinan besar hari ini AUDUSD akan bergerak sideways di antara support dan resistance tersebut.

4 AUDUSDDaily

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) harus mengakui kekuatan simple moving average 200-hari di 1307.20 yang diuji pada hari Jumat yang kemudian memaksa harga komoditas ini berbalik turun dan ditutup negatif di 1300.30. Level psikologis 1300.00 pun akhirnya gagal bertahan setelah pagi ini harga emas dibuka melemah di 1297.30.

Kini harga emas berpeluang untuk bergerak menuju target-target selanjutnya di 1294.40 dan 1289.55 atau lebih rendah lagi.

Di sisi atas, selain SMA 200-hari tersebut, resistance-resistance terdekat terlihat di 1300.30 dan 1305.30.

5 XAUUSDDaily

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Youtube

Share This