ForexSignal88.com l Jakarta, 25/05/2018 – Pada perdagangan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback sepertinya masih kesulitan meraih lagi sisi penguatannya karena Fed minutes yang menyatakan bahwa suku bunga the Fed akan naik bertahap dan Presiden Trump membatalkan pertemuan denuklirisasi.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1720, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3381, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7573 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,24. Sekaligus membuat harga emas kontrak Agustus di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup menguat $14,80 atau 1,14% di level $1309,60 per troy ounce.

Nilai indeks dolar AS sangat negatif pada perdagangan kemarin, di mana indeks dolar mengalami aksi penurunannya setelah Fed minutes dirilis dan surat Presiden Trump ke Presiden Kim yang isinya tentang pembatalan pertemuan denuklirisasi Korea Utara bulan depan di Singapura . Data-data ekonomi AS seperti klaim pengangguran dan data perumahan hasilnya kurang bisa mendorong kenaikan suku bunga the Fed.

Sayangnya, ketika Fed minutes dirilis dolar AS sepertinya tidak bertenaga di mana isi notulen tersebut yaitu kenaikan suku bunga the Fed hanya naik secara bertahap sambil terus membiarkan level inflasi di atas 2% dalam jangka waktu yang lama. The Fed tampaknya akan berhati-hati dalam merubah kebijakan suku bunganya, hal inI bisa dimengerti bahwa bank sentral AS tidak ingin ada kebijakan yang tidak seimbang dengan kebijakan Presiden Trump yang terus mengumbar defisit anggarannya dan di sisi lain ingin mengecilkan defisit perdagangannya.

Beberapa kebijakan tarif Trump memberi arti bahwa AS sedang melakukan proteksi ketatnya, dan artinya ini biasanya tidak bersahabat bagi aset-aset yang berdenominasi dolar AS seperti t-Bills dan pasar sahamnya, sehingga peluang penguatan mata uang utama dunia lainnya dan emas memang sedang terbuka lebar. Terlihat bahwa imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun sudah di bawah 3%, yang berarti sudah saatnya indeks dolar melemah setelah bertahan di sisi positif sejak pertengahan April lalu.

Ini merupakan sebuah taktik dari Trump dalam upayanya untuk mendongkrak daya saing produk AS di perdagangan internasional, yaitu dengan cara melakukan pelemahan nilai mata uangnya yang sempat terucapkan oleh Menkeu Steven Mnuchin pada November tahun lalu, dan membuat Trump buru-buru meralatnya karena dikecam oleh semua peserta rapat G7 waktu itu.

Dengan rendahnya nilai mata uangnya, maka ini jalan mudah bagi bank sentral AS meningkatkan suku bunganya, sambil memperbaiki defisit neraca bank sentral tentunya dengan cara tanpa membuat atau mencetak uang baru kembali.

Kondisi ini memang sedikit banyak tidak disadari bank-bank sentral negara lain, di mana the Fed sangat leluasa untuk meningkatkan suku bunganya, sementara di tempat lain hingga saat ini mereka belum mampu merubah kebijakan moneter sedikitpun.

Dilihat dari sisi kinerja dolar AS sendiri, mata uang AS ini perlahan-lahan memang sedang menuju level nyamannya alias parity-nya, sehingga dapat diperkirakan bahwa situasi pelemahan dolar AS memang tidak akan berlangsung lama, di mana 2 pekan lagi kita akan melihat kinerja terbaru dari ekonomi AS di dalam laporan Beige Book.

 

Analisa Teknikal Harian – 25 Mei 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EURUSD

EURUSD berpeluang untuk meneruskan rebound yang diperoleh saat pair ini dapat menutup sesi kemarin dengan nuansa positif di 1.1718. Apabila pair ini dapat semakin stabil di atas 1.1750, potensi naik akan membesar dengan target-target selanjutnya di 1.1790 dan 1.1807.

Di sisi bawah, pada Jumat pagi support-support intraday terlihat di 1.1690 dan 1.1675.

1 EURUSDDaily

USDJPY

USDJPY berpotensi untuk terus bergerak ke selatan setelah pada akhir sesi Kamis membukukan penutupan negatif di 109.23. Namun rebound dapat terjadi di pagi ini setelah sebuah support kuat pada grafik 4-jam di 108.95 menghalangi laju turun pair ini. Support kuat lainnya adalah 108.80 yang jika ditembus dapat membuka jalan bagi pair ini untuk menguji 108.63 dan 108.50/40.

Pada Jumat pagi resistance-resistance intraday terlihat di 109.45 dan 109.75.

2 USDJPYDaily

GBPUSD

GBPUSD memiliki kans cukup besar untuk melanjutkan pergerakan rebound-nya hari ini setelah kemarin membukukan penutupan positif di 1.3381. Jika resistance 1.3426 diterjang, pair ini bakal berpeluang lebih besar untuk menanjak ke resistance pada grafik harian di 1.3480.

Support-support intraday pada pagi ini terpantau di 1.3365 dan 1.3327.

3 GBPUSDDaily

AUDUSD

AUDUSD berpeluang untuk naik lagi hari ini setelah kemarin ditutup positif di 0.7572 meskipun untuk sementara waktu pair ini tetap di dalam fase konsolidasi yang potensial untuk membentuk bearish wedge/pennant.

Target para bulls intraday adalah 0.7608 dan 0.7640. Namun jika pada grafik 4-jam pair in terus berakhir di bawah 0.7595, langkah bullish-nya akan tersendat.

Support-support intraday pada pagi ini terlihat di 0.7540 dan 0.7520.

4 AUDUSDDaily

XAUUSD

Harga emas (XAUUSD) melonjak cepat di sesi Kamis setelah situasi geopolitik berubah mendadak. Di sesi Kamis harga emas naik ke 1306.45, nyaris menyentuh simple moving average 200-hari di 1307.05, namun dapat berakhir di atas level psikologis 1300.00 dan level 23,6% Fibonacci retracement jangka menengah di 1301.50.

Dengan demikian meskipun SMA 200-hari itu masih menjadi halangan, hari ini harga emas berpeluang untuk melanjutkan penguatannya dengan target-target selanjutnya di 1313.65 dan 1318.80.

Support-support intraday pada pagi ini terlihat di 1302.50, 1300.00 dan 1297.65.

5 XAUUSDDaily

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Wikinut

Share This