ForexSignal88.com l Jakarta, 09/03/2018 – Dolar Australia masih bergerak dalam dkisaran yang tipis setelah mendapat pukulan kecil karena data inflasi China bulan Februari mengalahkan ekspektasi. CPI tahunan China di 2,9% dibandingkan dengan 2,5% yang diperkirakan para ekonom, tertinggi sejak November 2013. Namun, harga produsen hanya naik 3,7% (tahun-ke-tahun) dibandingkan 3,8% yang diharapkan.

Inflasi yang lebih tinggi di China bisa diterjemahkan ke dalam kondisi pinjaman yang lebih ketat, memperlambat pertumbuhan ekonomi. Hal ini pada gilirannya berdampak negatif bagi perekonomian Australia karena China merupakan mitra dagang terbesar mereka. Karena itulah dolar Aussie didera sentimen negatif setelah rilis data tersebut.

Kini para pelaku perdagangan dolar Australia menunggu rilis data ketenagakerjaan AS nanti malam.

Analisa Teknikal AUD/USD

AUD/USD berfluktuasi di kisaran yang sempit sejak pagi tadi menyusul penutupan negatif 0,49% di akhir sesi Kamis. Para bulls mencoba mendorong naik pair ini namun pasar tidak terpicu karena mereka tetap menunggu data AS.

Zona 0.7710 dan 0.7810 adalah dua area penting pada jangka intraday yang kemungkinan besar akan diuji nanti malam.

Sebuah trend line yang kini berada di 0.7830 juga dapat diuji dan sebaiknya area ini terus dicermati karena dapat memicu aksi beli lanjutan jika ditembus atau justru menjadi lokasi di mana para bears akan melancarkan aksi jualnya jika resistance itu terbukti bertahan.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber grafik: MT4

Share This