ForexSignal88.com l Jakarta, 09/03/2018 – Pada perdagangan akhir pekan hari ini, kemungkinan besar bahwa dolar AS atau greenback masih ingin meneruskan aksi belinya sebagai bentuk antisipasi menjelang rilisnya data nonfarm payroll yang sepertinya akan membaik.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya dan emas, sehingga hal ini mengakibatkan EUR/USD ditutup melemah di level 1,2310, GBP/USD ditutup melemah di level 1,3808, AUD/USD ditutup melemah di level 0,7785 dan USD/JPY ditutup menguat di level 106,17. Sekaligus membuat harga emas kontrak April di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $5,00 atau 0,38% di level $1322,60 per troy ounce.

Sebelumnya nilai dolar AS terus merosot sejak akhir pekan lalu karena pernyataan dari Presiden Trump yang menguji pasar dengan usulan kebijakan fiskal yang baru berupa kenaikan tarif impor baja dan alumunium masing-masing 25% dan 10%. Reaksi pasar kala itu tentunya negatif bagi dolar AS serta membuat pasar saham dunia tumbang sehingga menimbulkan aksi safe haven yen dan emas.

Apalagi penasehat ekonomi Gedung Putih yang juga merupakan motor penggerak kebijakan pemotongan pajak, Gary Cohn tidak menyetujui langkah Trump tersebut sehingga mengundurkan diri. Namun kali ini pasar berada di bagian sebaliknya pasca Trump telah resmi akan menjalankan tarif baru tersebut, namun Meksiko dan Kanada sabagai partner dagang yang utama, dibebaskan dari tarif tersebut.

Sebuah taktik digunakan Trump untuk menekan Kanada dan Meksiko agar tunduk dengan keinginan AS dalam perundingan NAFTA. Kedua negara tersebut merupakan pengimpor terbesar buat AS dan mempunyai alasan keamanan nasional.

Permasalahan politik di Korea tampaknya sudah tenang-tenang saja dan ini merupakan pergerakan yang bagus buat dolar AS karena Korea Utara sepertinya ingin mulai berdamai dengan Trump agar denuklirisasi segera berjalan. Tentunya kondisi seperti ini tidak akan memunculkan aksi safe haven.

Data Beige Book masih membuat dolar AS terus menekan mata uang utama dunia lainnya dan emas, apalagi hasil survei Departemen Perdagangan AS mengenai kualitas jasa AS turut membuka lembaran perkiraan PDB AS di tahun ini bisa meningkat dari 2,6% menjadi 2,9%. Tentunya kinerja ekonomi AS makin sulit untuk dikejar dari negara G7 lainnya, apalagi semalam ECB nadanya dovish untuk menormalisasi kebijakan moneternya.

Inflasi China akan menjadi pembuka fokus kerja emas dan mata uang utama dunia pagi ini. Bila inflasi China masih bisa meninggi, sudah barang tentu dolar AS akan ada ruang aksi ambil untung sejenaknya.

Bank of Japan hari ini akan menentukan kebijakan moneter terkininya. Selama sebulan terakhir, kondisi mata uang Jepang terus menguat, dan ini bisa menjadi peringatan khusus bagi BoJ di kala target inflasi 2% yang makin sulit dicapai karena nilai mata uangnya terus menguat. Dapat dipastikan bahwa normalisasi kebijakan moneter Jepang masih jauh untuk terwujud sehingga diperlukan kebijakan yang lebih atraktif agar nilai mata uang Jepang bisa melemah lagi. Bila ada intervensi di pasar uang, maka kesempatan emas untuk menguatpun juga akan tertutup.

Fokus utama hari ini adalah data nonfarm payroll. Data yang merupakan jalan pembuka tabir tingkat inflasi dan laju pertumbuhan ekonomi AS ini tampaknya masih akan membaik sehingga memang ada peluang bagi dolar AS untuk menekan kembali lawan-lawannya termasuk emas.

Analisa Teknikal Harian – 9 Maret 2018

Catatan:

Data MetaTrader yang kami gunakan bisa berbeda dengan data pada MetaTrader yang pembaca gunakan. Namun demikian kami berusaha menyajikan analisa seobyektif mungkin.

Analisa ini sekedar menjadi panduan bagi para trader untuk melihat kondisi pasar hari ini dan bukan sebuah saran transaksi.

 

EUR/USD

EUR/USD berpotensi melanjutkan pergerakan turun hari ini pasca penutupan negatif 0,81% di akhir sesi Kamis. Jika support 1.2298 ditembus, EUR/USD akan terjatuh ke 1.2265.

Resistance intraday yang berpotensi menghalangi rebound EUR/USD, jika terjadi, pada pagi ini terlihat di 1.2325 dan 1.2355.

1EURUSDDaily9318

USD/JPY

USD/JPY berpotensi naik hari ini dengan dukungan dari support –support intraday yang pagi ini terlihat di 106.20 dan 105.87.

Target-target bullish selanjutnya adalah 106.55 dan 106.85. Zona 107.20 juga dapat diuji hari ini jika data ketenagakerjaan AS mendukung penguatan dolar AS.

2USDJPYDaily9318

GBP/USD

GBP/USD berpotensi turun hari ini setelah kemarin ditutup negatif 0,65%. Target-target bearish selanjutnya adalah 1.3780, 1.3732 dan 1.3710. Support lain di 1.3688 juga dapat diuji hari ini jika fundamental dan sentimen sterling memburuk.

Pada Jumat pagi resistance-resistance intraday terlihat di 1.3822 dan 1.3855.

3GBPUSDDaily9318

AUD/USD

AUD/USD gagal untuk menguji trend line bearish pada grafik harian di sesi Kamis kemudian berakhir negatif 0,49%. Jadi hari ini AUD/USD semakin berpotensi untuk terus turun dengan target selanjutnya di 0.7753, 0.7711 dan 0.7687.

Pada Jumat pagi resistance-resistance intraday terlihat di 0.7800 dan 0.7830.

4AUDUSDDaily9318

XAU/USD

Pada akhir sesi Kamis harga emas (XAU/USD) ditutup negatif 0,28%, membuka peluang lebih besar untuk meneruskan pergerakan bearish hari ini dengan target-target selanjutnya di 1317.0, 1311.50 dan 1302.60.

Pagi ini resistance-resistance intraday terlihat di 1324.40 dan 1328.85.

5XAUUSDDaily9318

Sumber analisa: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, MetaTrader4, Reuters

Sumber gambar: Money Morning Australia

Share This