ForexSignal88.com l Jakarta, 06/03/2018 – Perbaikan sentimen risiko telah menempatkan pasangan mata uang USD/JPY ke dalam pemulihan yang solid di sesi Tokyo. USD/JPY telah jatuh ke posisi terendah 3 ½ bulan pada hari Jumat karena investor bergerak mencari aset safe haven. Hal ini menyusul pengumuman Presiden Trump mengenai tarif 25% impor baja dan tarif 10% untuk impor aluminium. Namun, membaiknya kondisi isu ini telah terlihat pada rally saham Wall Street, membuat USD/JPY menembus beberapa level resistance hingga level tertinggi 106,44.

Sepanjang minggu ini, pasar akan mengawasi komentar Fed dan data pekerjaan departemen tenaga kerja AS pada hari Jumat dan memastikan fokusnya tetap pada dolar. Sementara PDB Q4 Jepang ditambah dengan keputusan suku bunga BoJ pada hari Jumat juga akan mendapat sorotan dan mempengaruhi pergerakan yen Jepang.

Sentimen risk appetite yang terus berlanjut bisa menambah minat beli USD/JPY dan mendorong pasangan mata uang ini menuju resistance 106.60 sebelum membidik 107.00. Sementara itu, jika risk appetite kembali mereda akan mengembalikan aksi jual USD/JPY, support kuat bisa terlihat di 105.50.

Berdasarkan grafik 1 jam, USD/JPY terlihat koreksi di sesi Eropa ini. Turun dari level tertinggi 106.44 ke level 106.14 namun belum menembus level terendah sementara di 106.13. Level support jangka pendek berada di 106.08 / 106.98 dan berpeluang untuk ditembus guna menuju level support lebih rendah di level 106.70. Sedangkan level resistance jangka pendek terlihat di 106.44/46.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber gambar: Platform MT4

Share This

Artikel Terkait Lainnya