ForexSignal88.com l Jakarta, 02/03/2018 – Pasangan mata uang GBP/ USD menciptakan candle bullish hammer pada grafik harian, namun membutuhkan konfirmasi di atas MA 50 untuk pembalikan bullish.

Namun, kenaikan besar menjadi kurang berarti karena Inggris adalah negara defisit dalam transaksi berjalan sehingga Pound sangat rentan terhadap meningkatnya peluang dari semua perang perdagangan global dan sentimen risk aversion yang dihasilkan di ekuitas.

Lebih jauh, laporan CNBC mengatakan para analis meyakini PM May (dalam pidatonya dijadwalkan hari ini) akan gagal memberikan detail yang cukup untuk menyenangkan Uni Eropa, yang berpotensi membuat negosiasi dalam jalur berseberangan. Semakin lama pemerintah Inggris tetap dalam kebuntuan, semakin sulit bagi Bank of England (BOE) untuk memperketat kebijakan tersebut. Dengan demikian, harapan bullish GBP/USD menghadapi tugas berat.

Berdasarkan grafik 1 jam, GBP/USD masih terus bergerak sempit di dalam kisaran 1.3763 – 1.3791. Jelang pidato May (mungkin terkait Brexit), GBP/USD masih ragu untuk menentukan arah. Jika level support 1.3770 atau level terendah 1.3763 mampu bertahan, maka potensi bullish GBP/USD menargetkan level resistance lebih tinggi di 1.3851. Sedangkan risiko bawah terlihat di 1.3731.

Sumber analisa: ForexSignal88

Sumber gambar: Platform MT4

Share This

Artikel Terkait Lainnya